AI setiap hari atau hampir tidak pernah? Begini pengakuan orang-orang di AS tentang penggunaan AI

AI setiap hari atau hampir tidak pernah? Begini pengakuan orang-orang di AS tentang penggunaan AI

AI sedang ada di mana-mana, tetapi apakah semua orang benar-benar menggunakannya? Bagi sebagian orang, teknologi berbasis kecerdasan buatan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Sebagian lainnya hanya menggunakannya sesekali, dan masih banyak yang sama sekali tidak menggunakannya. Sebuah survei terbaru dari Bohemian Research yang dikumpulkan melalui MultiPolls menanyakan kepada masyarakat di Amerika Serikat seberapa sering mereka menggunakan teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari. Jawabannya menunjukkan perbedaan yang cukup menarik.


Hampir 3 dari 10 responden menggunakan AI setiap hari


Sebanyak 28.8% responden mengatakan bahwa mereka menggunakan teknologi AI setiap hari. Sementara itu, 16.7% menggunakannya setiap minggu, sehingga jumlah orang yang menggunakan AI setidaknya sekali seminggu mencapai 45.5%. Namun, pengguna rutin AI hanya menunjukkan satu sisi dari hasil survei ini. Jawaban yang paling banyak dipilih justru “jarang,” yaitu oleh 29.6% responden.


Selain itu, hampir satu dari empat responden, yaitu 24.9%, mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak pernah menggunakan teknologi AI. Jadi, meskipun AI mungkin terasa seperti bagian dari keseharian di dunia digital, survei ini menunjukkan bahwa penggunaannya masih jauh dari merata.


Pria jauh lebih mungkin menjadi pengguna rutin AI


Salah satu kesenjangan terbesar dalam hasil survei terlihat antara pria dan wanita. Di kalangan pria, 58.0% mengatakan bahwa mereka menggunakan teknologi AI setidaknya sekali seminggu. Di kalangan wanita, angkanya sebesar 41.0%.


Perbedaannya bahkan lebih jelas jika melihat penggunaan harian secara khusus: 42.0% pria mengatakan bahwa mereka menggunakan AI setiap hari, dibandingkan dengan 23.7% wanita. Wanita juga dua kali lebih mungkin mengatakan bahwa mereka tidak pernah menggunakan AI. Sebanyak 29.8% wanita memilih “tidak pernah,” dibandingkan dengan 13.7% pria.


Penggunaan AI tertinggi ada di kalangan usia 30–44 tahun


Anda mungkin mengira bahwa responden termuda adalah pengguna AI terbanyak, tetapi hasilnya tidak sepenuhnya demikian. Tingkat penggunaan rutin AI tertinggi terlihat di kalangan responden berusia 30–44 tahun, dengan 55.8% mengatakan bahwa mereka menggunakan AI setidaknya setiap minggu. Responden berusia 18–29 tahun berada tidak jauh di belakang dengan angka 53.7%. Setelah itu, tingkat penggunaan menurun seiring bertambahnya usia.


Di kalangan responden berusia 45–59 tahun, 41.6% melaporkan bahwa mereka menggunakan AI setidaknya sekali seminggu. Untuk responden berusia 60 tahun ke atas, angkanya turun menjadi 30.8%.


Lulusan perguruan tinggi juga tampak menonjol


Pendidikan menjadi aspek lain yang menunjukkan perbedaan cukup besar dalam jawaban responden. Di antara responden dengan gelar sarjana atau lebih tinggi, 66.7% mengatakan bahwa mereka menggunakan teknologi AI setidaknya sekali seminggu. Di kalangan responden yang tidak memiliki gelar sarjana, angkanya sebesar 41.4%. Hal ini menjadikan pendidikan sebagai salah satu faktor pembeda yang paling jelas dalam survei terkait penggunaan AI secara rutin.


Gambaran penggunaan AI dalam angka


Berikut rincian hasilnya:

  • 28.8% menggunakan teknologi AI setiap hari.
  • 16.7% menggunakannya setiap minggu.
  • Secara keseluruhan, 45.5% menggunakan AI setidaknya sekali seminggu.
  • 29.6% mengatakan bahwa mereka jarang menggunakan AI — jawaban yang paling banyak dipilih.
  • 24.9% mengatakan bahwa mereka tidak pernah menggunakan teknologi AI.
  • 58.0% pria menggunakan AI setidaknya setiap minggu, dibandingkan dengan 41.0% wanita.
  • Penggunaan AI tertinggi terdapat di kalangan responden berusia 30–44 tahun, yaitu 55.8%.
  • 66.7% responden dengan gelar sarjana atau lebih tinggi melaporkan bahwa mereka menggunakan AI setidaknya setiap minggu.


Anda termasuk yang mana?


Pengguna harian? Seminggu sekali? Hanya saat benar-benar membutuhkannya? Atau sama sekali tidak tertarik dengan AI? Inilah yang membuat survei seperti ini menarik — setiap orang menggunakan teknologi dengan cara berbeda, dan hasilnya baru dapat memberikan gambaran yang utuh ketika banyak orang dengan beragam latar belakang membagikan pengalaman mereka. Melalui MultiPolls, pengguna dapat menjawab pertanyaan tentang teknologi, gaya hidup, hiburan, belanja, merek, dan berbagai topik keseharian lainnya.

Karena MultiPolls merupakan aplikasi survei berbayar, Anda juga bisa memperoleh imbalan dengan berpartisipasi. Baik Anda sedang mencari survei berbayar, ingin mengisi survei untuk mendapatkan uang, atau sekadar suka membagikan pendapat tentang topik seperti AI, MultiPolls memberi Anda berbagai peluang baru untuk menyampaikan pendapat. Ikuti survei berbayar, dapatkan imbalan, dan bantu membentuk hasil survei berikutnya yang akan kami bagikan.


Tentang survei


Survei ini dilakukan pada 30 April 2026 oleh Bohemian Research melalui platform respondennya, MultiPolls.